PERKUAT SINERGI PENGABDIAN, MAHASISWA PRODI IAT FUDA DAMPINGI PEMBINAAN AKSIOMA DAN PORSENI DI MTS MIFTAHUL HUDA

FUDA Newsroom — Program Studi (Prodi) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil Kediri terus memperkuat komitmen pengabdian masyarakat melalui program Praktikum Pengkajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (PPIAT). Sebanyak empat mahasiswa IAT diterjunkan untuk mendampingi 21 siswa MTs Miftahul Huda Kandat, Kediri, sejak 14 September hingga 23 Oktober 2026.

Pendampingan ini bertujuan untuk mematangkan kesiapan teknis, pengembangan kapasitas, serta penguatan mental siswa dalam menyongsong ajang Aksioma BKMS pada 31 Oktober 2026 dan Porseni KKM Kementerian Agama pada 16 November 2026.

Adapun tim mahasiswa PPIAT IAT yang bertugas terdiri dari Yuyun Setya Ningrum, Khoirun Nisak, Syahru Nada Fadila Sandy, dan Rizki Mangku Alam Rahmatullah. Fokus pendampingan mencakup berbagai cabang lomba keagamaan dan seni, seperti tahfiz Al-Qur'an, tilawah, kaligrafi, pidato tiga bahasa (Indonesia, Arab, Inggris), hingga Islamic Singer.

Kepala MTs Miftahul Huda, Ika Tauhidah, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi berkelanjutan bersama UIN Syekh Wasil Kediri, khususnya Prodi IAT FUDA.

"Alhamdulillah, kehadiran mahasiswa PPIAT sangat membantu kami mempersiapkan siswa menuju Aksioma dan Porseni di tengah padatnya agenda madrasah. Saya berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya," tutur Ika Tauhidah.

Pembina Porseni MTs Miftahul Huda, Nur Asiyah, menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa IAT memberikan dampak positif terhadap perkembangan kualitas bacaan tahfiz, dinamika vokal, serta ketahanan mental bertanding siswa di lapangan.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa PPIAT IAT, Rizki Mangku Alam Rahmatullah, menyampaikan bahwa pendampingan ini dirancang untuk memaksimalkan potensi serta melatih keberanian siswa.

"Pendampingan ini bertujuan membantu siswa mengembangkan potensi sesuai bidang yang mereka ikuti, mempersiapkan mereka untuk mencapai prestasi, serta melatih keberanian dan mental agar lebih percaya diri," jelas Rizki.

Melalui keberhasilan program pendampingan PPIAT ini, Prodi IAT FUDA UIN Syekh Wasil Kediri makin mengukuhkan posisinya sebagai program studi unggulan yang mampu mengintegrasikan keilmuan Al-Qur'an dan Tafsir dengan pengabdian nyata bagi kemajuan pendidikan madrasah di Indonesia.

 

Penulis: Yuyun Setya Ningrum

Editor: Fuat Hasan


Berita Lainnya