PERTEGAS BUDAYA AKADEMIK, PRODI SOSIOLOGI AGAMA UIN KEDIRI BEDAH KRITIS PARADOKS POLITIK ETIS
Fuda Newsroom – Program Studi Sosiologi Agama UIN Syekh Wasil Kediri
sukses menggelar forum diskusi rutin bertajuk "Sisi Dinamis" di
lingkungan kampus, Rabu (8/4/2026). Agenda berkala ini dioptimalkan sebagai
wadah strategis penguatan budaya akademik dan tradisi berpikir kritis di
kalangan dosen sosiologi UIN Syekh Wasil Kediri.
Pada edisi kali ini, forum membedah buku Politik Etis dan Perubahan Sosial
dengan menghadirkan akademisi Jati Pamungkas, sebagai narasumber utama, serta
dipandu oleh Gigih Wahyu Pratomo, selaku pemantik diskusi.
Dalam pemaparannya, Jati Pamungkas, mengupas tuntas
bahwa Politik Etis merupakan kebijakan kolonial yang sarat dengan paradoks. Di
satu sisi lahir sebagai tanggung jawab moral, namun di sisi lain tetap
berorientasi pada stabilitas ekonomi penjajah. Kendati demikian, akses
pendidikan yang terbuka justru menjadi bumerang bagi Belanda karena melahirkan
kaum intelektual pribumi yang mempercepat laju kemerdekaan Indonesia.
Diskusi ilmiah ini berjalan hangat dan memicu respons
kritis dari para dosen sosiolog yang hadir. Salah satunya diutarakan oleh dosen
sekaligus Wakil Rektor I bidang Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Taufik
Alamin, yang menyoroti dampak tak terduga dari sebuah regulasi politik.
"Perubahan sosial selalu menghadirkan
konsekuensi yang tidak sepenuhnya dapat dikendalikan oleh aktor pembuat
kebijakan. Politik Etis menjadi contoh bagaimana sebuah kebijakan kolonial
justru melahirkan kesadaran kolektif yang berujung pada lahirnya gerakan
antikolonial," tegas Dr. Taufik Alamin, Rabu (8/4/2026).
Sorotan lain datang dari Asyhabuddin, dan Athiyatul
Izzah, yang menilai buku ini sangat kuat secara perspektif sosiologi sejarah
dalam memotret mobilitas kelas menengah terdidik sebagai agen perubahan sosial.
Sementara itu, Fuad Faizi, mengingatkan pentingnya membaca sejarah secara
multidimensional agar dampak sosial, politik, dan kulturalnya dapat terpetakan
secara utuh.
Forum "Sisi Dinamis" dipastikan akan kembali
menyapa bulan depan dengan tema-tema mutakhir. Langkah konsisten ini menjadi
komitmen nyata Prodi Sosiologi Agama FUDA UIN Syekh Wasil Kediri dalam
membangun ruang kolaborasi ilmiah, merawat gagasan kritis, serta memperkuat
ekosistem riset dan publikasi global.
Kontributor: M. Syahrul Ulum
Editor: Fuat Hasan


