AKSELERASI REKOGNISI GLOBAL, FUDA DAN FAKULTAS SYARIAH UIN SYEKH WASIL KEDIRI PERKUAT SINERGI KELAS INTERNASIONAL
FUDA Newsroom – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil Kediri
terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung visi universitas menuju World
Class University. Hal ini dibuktikan melalui agenda benchmarking
dan sharing
session strategis bersama jajaran pimpinan Fakultas Syariah UIN
Syekh Wasil Kediri pada Senin (20/4).
Bertempat di Ruang Rapat Lantai 1 Gedung FUDA, pertemuan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini secara khusus membedah teknis dan implementasi Kelas Internasional. Program ini merupakan terobosan besar UIN Syekh Wasil Kediri yang kini mulai dibuka secara masif untuk seluruh fakultas guna meningkatkan daya saing lulusan di kancah global.
Dekan Fakultas Syariah, Zayad Abd. Rahman, hadir langsung memimpin delegasi bersama Wakil Dekan I, Ulin Na’mah; Wakil Dekan II, Abdullah Taufik; Kasubag Tata Usaha, Masyfu’ah; serta sejumlah tenaga kependidikan. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran dekanat FUDA yang hadir secara lengkap.
Dekan FUDA, Prof. A. Halil Thahir, didampingi oleh Wakil Dekan I, Prof. Robingatun; Wakil Dekan 2, Moh. Qomarul Huda; Wakil Dekan 3, Hasan Basri; serta Kabag TU Husnu Rofiq. Turut hadir pula pimpinan prodi kunci, Kaprodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT), Masrul Anam dan Sekprodi IAT, Zainal Muttaqin, mengingat IAT merupakan salah satu prodi unggulan dalam proyeksi kelas internasional ini.
Dalam sesi diskusi, Prof. A. Halil Thahir menekankan bahwa kelas internasional bukan sekadar penggunaan bahasa asing dalam pengantar perkuliahan, melainkan sebuah transformasi ekosistem akademik.
"Kami di FUDA berkomitmen untuk menyelaraskan kurikulum dengan standar global tanpa meninggalkan akar keislaman yang moderat. Sharing session ini menjadi jembatan penting agar ada standardisasi mutu antara Fakultas Syariah dan FUDA dalam menjalankan mandat rektorat terkait kelas internasional ini," ujar Prof. A. Halil Thahir.
Diskusi berjalan dinamis dengan fokus pada manajemen administratif, kesiapan SDM dosen, hingga skema rekrutmen mahasiswa asing. Fakultas Syariah dan FUDA sepakat bahwa kolaborasi ini diperlukan untuk menciptakan model pembelajaran yang adaptif terhadap tren pendidikan global.
Dekan Fakultas Syariah, Zayad Abd. Rahman, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan langkah krusial untuk melakukan sinkronisasi langkah.
"Kami melihat FUDA
memiliki akselerasi yang baik dalam persiapan teknis. Sinergi ini memastikan
bahwa Fakultas Syariah juga mampu mengadopsi praktik terbaik (best practices)
agar program kelas internasional ini berjalan linier dengan target
universitas," ungkapnya.
Kegiatan ditutup secara seremonial dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol kemitraan yang solid antar-fakultas. Melalui sharing session ini, besar harapan agar UIN Syekh Wasil Kediri mampu melahirkan lulusan yang memiliki profil akademik internasional dan siap berkontribusi di pasar kerja global maupun lembaga penelitian mancanegara.
Agenda ini diharapkan
menjadi pemantik bagi fakultas lain untuk segera melakukan akselerasi serupa.
Transformasi menuju kelas internasional ini diyakini akan memperkuat citra
akademik FUDA dan Fakultas Syariah sebagai garda terdepan dalam menjaga
integritas ilmu agama yang dibalut dengan profesionalisme modern.
Pertemuan diakhiri dengan
sesi foto bersama sebagai tanda dimulainya era baru kolaborasi akademik lintas
sektor di lingkungan UIN Syekh Wasil Kediri.
Kontributor/Editror: Fuat Hasan



