CETAK LULUSAN UNGGUL, YUDISIUM GELOMBANG 2 FUDA UIN KEDIRI LULUSKAN 181 MAHASISWA
FUDA Newsroom – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil Kediri sukses menggelar prosesi Yudisium Gelombang 2 Tahun 2026. Sebanyak 181 mahasiswa resmi dikukuhkan kelulusannya dalam acara yang berlangsung khidmat di Auditorium Lantai 4 Gedung Perpustakaan UIN Syekh Wasil Kediri, Kamis (23/7/2026).
Momen pengukuhan akademik ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Syekh
Wasil Kediri Prof. Wahidul Anam, beserta jajaran Wakil rektor, Kepala Biro AKU,
Dekan FUDA Prof. A. Halil Thahir, beserta jajaran Wakil Dekan, Kabag Umum FUDA,
Ketua dan Sekretaris dari 10 Program Studi (Prodi), serta para kepala
laboratorium di lingkungan fakultas
Istimewanya, yudisium kali ini juga dihadiri oleh tamu kehormatan dari instansi pemerintah, yakni Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Mohammad As'adul Anam, bersama jajaran Kepala Kantor Kemenag dari 7 Kabupaten/Kota sekitar Mataraman.
Dalam pengarahannya, Dekan FUDA Prof. A. Halil Thahir, menyampaikan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni penempelan gelar sarjana, melainkan gerbang awal pengabdian nyata. Ia menyoroti akselerasi Prodi Manajemen Haji dan Umrah (MHU) serta prodi-prodi keagamaan dan komunikasi lain di FUDA yang kian diminati masyarakat.
"Alhamdulillah, hari ini 181 mahasiswa dari 7 prodi resmi diyudisium. Menjawab tantangan dunia kerja, FUDA terus memperkuat sinergi dengan Kankewilhaj Jawa Timur. Kita menargetkan tahun 2026/2027 UIN Syekh Wasil Kediri dapat menyelenggarakan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji secara mandiri," tegas Prof. Halil Thahir.
Ia menambahkan, rencana pembukaan Asrama Haji Transit di wilayah Kediri
mendatang akan menjadi laboratorium sosial dan karier yang sangat terbuka bagi
para lulusan FUDA.
Sementara itu, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Wahidul Anam, dalam amanat akademiknya mengingatkan para yudisiawan agar memiliki daya tahan (resilience) dan kejelian membaca peluang di era persaingan global.
"Gelar sarjana adalah modal ilmu dan jaringan. Di luar sana persaingan sangat ketat, tetapi peluang selalu terbuka bagi siapa saja yang gigih. Jangan pernah bertanya 'siapa saya', tetapi bertindaklah dan bangun jejaring seluas-luasnya di tengah masyarakat," pesan Rektor Wahidul Anam.
Senada dengan Rektor, Kepala Kanwil Kemenhaj Jatim , Mohammad As'adul Anam, menggarisbawahi pentingnya integritas manajemen dan laku spiritual bagi para lulusan PTKIN. Menurutnya, lulusan FUDA memiliki keunggulan nilai moral yang sangat dibutuhkan dalam tatanan pelayanan publik modern.
Kegiatan ditutup dengan pemukulan palu yudisium oleh pimpinan fakultas serta penyerahan penghargaan bagi lulusan dan penulis skripsi terbaik, menandai resminya 181 alumni baru FUDA UIN Syekh Wasil Kediri untuk menyandang gelar sarjana.
Kontributor/editor:
Fuat Hasan


