DOSEN IAT IAIN KEDIRI BEDAH RELEVANSI HADIS DI WEBINAR INTERNASIONAL UIN PALEMBANG
FUDA Newsroom – Akademisi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
(IAT) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, Kholila Mukaromah, tampil
sebagai pembicara dalam International
Webinar yang digelar UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (21/6/2023).
Mengusung tema "Hadith and Contemporary Issues", forum ini
menjadi ajang diskusi peneliti lintas negara dalam merespons tantangan zaman
melalui kacamata studi hadis.
Dalam paparannya, Kholila Mukaromah menekankan bahwa hadis harus menjadi
panduan etis yang adaptif terhadap kemajuan teknologi dan perubahan sosial. Ia
menyoroti pentingnya pembacaan hadis secara kontekstual dengan mempertimbangkan
aspek historis dan sosiologis.
"Pemahaman hadis tidak boleh berhenti pada
tekstual semata. Kita harus memperhatikan latar belakang historis dan sosialnya
agar pesan-pesan nabawi mampu diaktualisasikan sesuai kebutuhan masyarakat
modern," ujar Kholila Mukaromah.
Lebih lanjut, ia mendorong penguatan metode ilmiah dalam studi sanad dan
matan yang diintegrasikan dengan ilmu sosial-humaniora. Sinergi ini dinilai
krusial untuk membedah isu global seperti etika sosial dan problem keagamaan di
era digital.
"Integrasi antara studi hadis, Al-Qur'an, dan
ilmu sosial akan memperkaya perspektif kita dalam menjawab isu-isu kontemporer.
Ini adalah fondasi bagi interpretasi yang kokoh secara ilmiah dan relevan
secara praktis," tambahnya.
Partisipasi aktif Kholila Mukaromah dalam forum
internasional ini semakin memperkuat citra Prodi IAT IAIN Kediri sebagai pusat
studi keislaman yang progresif, moderat, dan memiliki kontribusi nyata dalam
pengembangan khazanah keilmuan di tingkat global.
Kontributor: Jati
Pamungkas | Editor: Fuat Hasan


