DOSEN IAT UIN KEDIRI JADI PEMBICARA DI MUKTAMAR TURATS NABAWI TEBUIRENG JOMBANG
FUDA Newsroom – Akademisi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)
UIN Syekh Wasil Kediri, Kholila Mukaromah, tampil sebagai pembicara
dalam forum bergengsi Annual
Meeting ASILHA yang dikemas dalam Muktamar Turats Nabawi Mutun. Perhelatan
ini berlangsung di Pesantren Tebuireng, Jombang, pada Minggu (14/12/2025).
Kegiatan ini mempertemukan para pakar hadis dan peneliti
literatur klasik (turats)
untuk membedah relevansi warisan kenabian dalam menjawab tantangan zaman.
Kehadiran Kholila Mukaromah sebagai speaker dalam muktamar ini menjadi bukti kontribusi
nyata dosen Prodi IAT UIN Kediri dalam menjaga marwah keilmuan Islam berbasis
teks otoritatif. Ia menekankan bahwa pengkajian turats nabawi harus mampu menyentuh persoalan
kemanusiaan di era modern.
"Partisipasi dalam forum ini merupakan upaya
memperkuat peran akademisi dalam merespons krisis kemanusiaan. Melalui
pendekatan keagamaan yang moderat dan berkeadilan, kita ingin menunjukkan bahwa
kekayaan turats Islam
tetap relevan sebagai solusi global," ujar Kholila Mukaromah.
Kehadiran delegasi dari Kediri di pusat keilmuan Tebuireng ini mempertegas
eksistensi Prodi IAT UIN Syekh Wasil Kediri sebagai garda terdepan dalam studi
Islam yang mengakar pada tradisi pesantren namun tetap berwawasan global.
Partisipasi aktif ini diharapkan dapat memperkaya
diskursus studi Islam kontemporer sekaligus memperkuat jejaring kerja sama
akademik antarperguruan tinggi dan institusi keagamaan nasional. Langkah ini
menjadi bukti komitmen prodi dalam melahirkan pemikiran yang inklusif dan
responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kontributor: Masrul Anam | Editor: Fuat Hasan



