DOSEN IAT UIN SYEKH WASIL KEDIRI SUARAKAN PESAN KEMANUSIAAN AL-QUR'AN DI FORUM AICIS KE-23
FUDA Newsroom – Akademisi
Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Institut Agama Islam Negeri
(IAIN) Kediri, Kholila Mukaromah, tampil sebagai speaker dalam gelaran Annual International Conference on Islamic Studies
(AICIS) ke-23. Konferensi internasional paling bergengsi di lingkungan PTKIN
ini berlangsung di UIN Walisongo Semarang, 1–4 Februari 2024.
Mengusung tema
redefinisi peran agama dalam krisis kemanusiaan, forum ini mempertemukan cendekiawan
dunia untuk membahas isu perdamaian, keadilan, dan hak asasi manusia.
Dalam paparannya,
Kholila Mukaromah membedah pesan universal Al-Qur’an terkait penghormatan
martabat manusia. Ia menekankan pentingnya pembacaan teks suci secara
kontekstual agar agama mampu menjawab tantangan zaman, mulai dari konflik
sosial hingga ketidakadilan global.
"Ajaran
Al-Qur’an memiliki pesan universal tentang perdamaian. Teks keagamaan harus
terus dibaca secara kontekstual agar mampu memberikan solusi nyata terhadap
persoalan kemanusiaan saat ini," ujar Kholila Mukaromah di sela sesi
panel.
Lebih lanjut, ia
menyoroti peran strategis akademisi dalam membangun narasi keagamaan yang
inklusif. Menurutnya, pendidikan Islam harus mampu memposisikan agama bukan
sebagai sumber konflik, melainkan sebagai mesin penggerak keadilan sosial.
"Agama adalah
kekuatan moral. Kita harus mendorong narasi yang inklusif dan berorientasi pada
nilai kemanusiaan untuk menciptakan perdamaian global," tegasnya.
Partisipasi aktif
Kholila Mukaromah dalam AICIS ke-23 ini semakin memperkokoh citra Prodi IAT IAIN
Kediri sebagai pusat studi Islam yang moderat, berkeadilan, dan diakui di
kancah ilmiah internasional.
Kontributor: Jati
Pamungkas | Editor: Fuat Hasan


