JADI KEYNOTE SPEAKER DI BOJONEGORO, PROF. ASROR YUSUF BEDAH STRATEGI MODERASI BERAGAMA LEWAT PENDIDIKAN
FUDA Newsroom – Guru Besar sekaligus pakar dari Prodi Ilmu Al-Qur’an
dan Tafsir (IAT) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, Prof. Moh. Asror
Yusuf, didapuk menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam Seminar Internasional Call for Paper di Bojonegoro,
Rabu (7/9/2022).
Kegiatan bertajuk “Pengembangan Moderasi Beragama
melalui Pendidikan” ini dihadiri oleh ratusan akademisi, peneliti, dan
mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.
Dalam pidato kuncinya, Prof. Asror Yusuf menekankan bahwa institusi
pendidikan memiliki tanggung jawab besar di luar sekadar transfer pengetahuan.
Menurutnya, sekolah dan kampus harus menjadi arena utama pembentukan karakter
toleran di tengah tantangan global seperti radikalisme dan polarisasi sosial.
"Pendidikan memiliki peran strategis untuk menanamkan nilai moderasi
sejak dini. Hal ini harus diintegrasikan secara sistematis, mulai dari
kurikulum hingga budaya akademik di lingkungan kampus," tegas Prof. Asror
Yusuf di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa inovasi dalam metode pembelajaran
sangat diperlukan agar dunia pendidikan tetap responsif. Pendidikan berbasis
moderasi dinilai mampu mencetak generasi yang berpikir kritis namun tetap berkomitmen
pada nilai kebangsaan.
"Generasi yang terbuka dan inklusif adalah
kunci harmoni bangsa. Kita butuh pendekatan yang inovatif untuk menjawab
tantangan ekstremisme di era digital ini," tambahnya.
Seminar internasional ini juga menjadi wadah diseminasi
riset melalui sesi call for paper.
Kehadiran Prof. Asror Yusuf dalam forum ini semakin mempertegas posisi Prodi
IAT IAIN Kediri sebagai pusat pengembangan pemikiran Islam yang moderat,
inovatif, dan diakui secara nasional maupun internasional.
Kontributor: Jati Pamungkas | Editor: Fuat Hasan

