Unggul dalam Pengembangan Ilmu Keislaman dan Sosial Keagamaan Berbasis Kearifan Lokal dan Sains di Tingkat Internasional

Contact Info

Jl. Sunan Ampel, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64129
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

JAGA MARWAH AKADEMIK, FUDA IAIN KEDIRI PERKUAT KODE ETIK DOSEN DAN TENDIK

FUDA Newsroom – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) IAIN Kediri resmi menggelar Sosialisasi Kode Etik Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Selasa (10/01/2023). Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat integritas, profesionalitas, serta etika kerja di lingkungan fakultas, termasuk sebagai fondasi bagi keunggulan akademik Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT).

Kegiatan yang berlangsung tertib di lingkungan fakultas ini bertujuan menyamakan persepsi mengenai standar perilaku dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi. Kode etik ini dipandang sebagai pedoman krusial dalam menjaga martabat institusi serta meningkatkan kualitas pelayanan administrasi dan pendidikan.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa kode etik tidak boleh hanya menjadi dokumen normatif yang tersimpan di laci meja. Lebih dari itu, ia adalah instrumen pembinaan moral yang harus diinternalisasi oleh seluruh sivitas akademika.

“Dosen dan tenaga kependidikan diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan keadilan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas narasumber dalam forum tersebut.

Hal ini menjadi sangat relevan bagi program studi seperti Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), di mana nilai-nilai etika keislaman dan kejujuran ilmiah menjadi pilar utama dalam pengkajian teks-teks suci.

Sosialisasi ini menjadi komitmen nyata FUDA IAIN Kediri dalam menciptakan iklim akademik yang kondusif dan beretika. Dengan budaya kerja yang profesional, fakultas optimis mampu menghasilkan mutu pendidikan yang lebih kompetitif.

Melalui penguatan budaya kerja berintegritas, FUDA IAIN Kediri memastikan bahwa pelayanan terhadap mahasiswa—khususnya dalam pengembangan keilmuan ushuluddin dan dakwah—tetap berjalan pada koridor profesionalitas yang tinggi.

Kontributor: Asyhad Abdillah R.       |           Editor: Fuat Hasan


Berita Lainnya