JAGA MARWAH AKADEMIK, FUDA IAIN KEDIRI PERKUAT KODE ETIK DOSEN DAN TENDIK
FUDA Newsroom – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) IAIN Kediri
resmi menggelar Sosialisasi Kode Etik Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Selasa
(10/01/2023). Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat integritas,
profesionalitas, serta etika kerja di lingkungan fakultas, termasuk sebagai
fondasi bagi keunggulan akademik Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT).
Kegiatan yang berlangsung tertib di lingkungan fakultas
ini bertujuan menyamakan persepsi mengenai standar perilaku dalam melaksanakan
tridarma perguruan tinggi. Kode etik ini dipandang sebagai pedoman krusial
dalam menjaga martabat institusi serta meningkatkan kualitas pelayanan
administrasi dan pendidikan.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa kode etik tidak boleh hanya
menjadi dokumen normatif yang tersimpan di laci meja. Lebih dari itu, ia adalah
instrumen pembinaan moral yang harus diinternalisasi oleh seluruh sivitas
akademika.
“Dosen dan tenaga kependidikan diharapkan mampu
menginternalisasi nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan
keadilan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas narasumber dalam forum tersebut.
Hal ini menjadi sangat relevan bagi program studi
seperti Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), di mana nilai-nilai etika keislaman
dan kejujuran ilmiah menjadi pilar utama dalam pengkajian teks-teks suci.
Sosialisasi ini menjadi komitmen nyata FUDA IAIN Kediri dalam menciptakan
iklim akademik yang kondusif dan beretika. Dengan budaya kerja yang
profesional, fakultas optimis mampu menghasilkan mutu pendidikan yang lebih
kompetitif.
Melalui penguatan budaya kerja berintegritas, FUDA IAIN
Kediri memastikan bahwa pelayanan terhadap mahasiswa—khususnya dalam
pengembangan keilmuan ushuluddin dan dakwah—tetap berjalan pada koridor
profesionalitas yang tinggi.
Kontributor: Asyhad Abdillah
R.
| Editor: Fuat Hasan


