KAWAL AKREDITASI UNGGUL, FUDA UIN SYEKH WASIL KEDIRI GELAR RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN (RTM) 2026

FUDA Newsroom — Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil Kediri menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam menjaga mutu pendidikan tinggi dengan menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2026 di Aula Lantai 3 Gedung FUDA, Kamis (1/10/2026). 

 

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30–13.20 WIB ini dipimpin langsung oleh Dekan FUDA, Prof. A. Halil Thahir, serta dihadiri oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan Prof. Robingatun, Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Muhammad Qomarul Huda, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Hasan Basri, Kabag Umum FUDA Husnu Rofik, seluruh pengelola Prodi, Gugus Penjaminan Mutu (GPM), Kepala Laboratorium, hingga jajaran tenaga kependidikan. 

 

RTM tahun ini menjadi tonggak baru karena menerapkan sistem dan pola terstandar institusi guna merespons hasil evaluasi Audit Mutu Internal (AMI) secara komprehensif. 

 

Dalam pengarahannya saat membuka acara, Dekan FUDA Prof. A. Halil Thahir menyampaikan bahwa RTM merupakan fondasi utama dalam mempersiapkan prodi-prodi di lingkungan FUDA menuju raihan akreditasi Unggul. 

 

"Alhamdulillah kita bisa melaksanakan RTM sebagai tindak lanjut temuan AMI. Hasil AMI secara umum baik, tetapi ada catatan-catatan yang harus kita tutupi bersama. Perbaikan-perbaikan di prodi betul-betul saya harapkan untuk menjaga marwah fakultas. Jangan saling mengunci; jika ada bagian yang berat, mari dibicarakan dan saling membantu antar-prodi demi mencapai akreditasi Unggul bersama," tegas Prof. Halil. 

 

Sementara itu, Ketua GPM FUDA, Novi Wahyu Winastuti, menjelaskan bahwa RTM terstandar ini dirancang untuk memastikan seluruh hasil evaluasi terkonversi menjadi komitmen tindakan yang terukur dan terintegrasi dengan perencanaan anggaran fakultas. 

 

Dalam proses RTM, seluruh peserta dibagi ke dalam tiga komisi (Komisi 1, 2, dan 3) untuk membedah serta merumuskan langkah taktis atas temuan dan rekomendasi yang dipaparkan oleh GPM. 

 

Sebagai wujud penjaminan mutu yang terukur dan responsif, Dekan FUDA mengambil langkah konkret pada akhir sesi dengan membentuk Tim Khusus Pengawal Tindak Lanjut RTM. Tim ini secara spesifik bertugas mengawal dan memastikan implementasi penyelesaian masalah dari setiap komisi berjalan sesuai target. Selain itu, Dekan menegaskan bahwa progres perkembangan perbaikan dari tim tersebut wajib dilaporkan secara berkala dalam rapat koordinasi pimpinan fakultas setiap hari Senin. 

 

Melalui pelaksanaan RTM 2026 yang diiringi skema pengawalan ketat ini, FUDA UIN Syekh Wasil Kediri mempertegas posisinya sebagai fakultas yang adaptif, profesional, dan konsisten menjalankan siklus PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) demi menjaga kepercayaan publik serta reputasi akademik institusi. 

 

Kontributor/Editor: Fuat Hasan


Berita Lainnya