KAWAL SMART CITY IKN, FUDA UIN KEDIRI IKUTI TALKSHOW STRATEGIS DAN TANAM POHON DI NUSANTARA
FUDA Newsroom – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil
Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal pembangunan nasional.
Memasuki hari pertama rangkaian Forum Dekanat Dakwah dan Komunikasi (FORDAKOM)
se-Indonesia, FUDA dalam forum ini diwakili oleh Prof. A. Halil Thahir turut
ambil bagian dalam talkshow strategis bersama Otorita
Ibu Kota Nusantara (OIKN) di lingkungan Kantor OIKN, Jumat (5/6/2026).
Talkshow bertajuk “Peran Strategis Dakwah dan Komunikasi PTKIN
dalam Pembangunan Smart City IKN” ini dihadiri oleh 180 peserta yang
terdiri atas dekan, wakil dekan, guru besar rumpun ilmu dakwah, serta ketua
asosiasi profesional (ASKOPIS, PAMDI, PABKI, PAMHU, P2MI) dari seluruh PTKIN
se-Indonesia.
Ketua FORDAKOM, Prof. Hasan Sazali, menegaskan bahwa
forum akbar di jantung ibu kota baru ini berfungsi sebagai ruang kolaborasi
taktis antarfakultas dakwah sekaligus wadah penyamaan persepsi inovasi
keilmuan.
“FORDAKOM hadir untuk memperkuat integrasi akademik PTKIN
dengan pembangunan nasional, khususnya melalui kontribusi ilmu dakwah dan
komunikasi dalam menciptakan kota pintar yang berkelanjutan, inklusif, dan
berdaya saing,” ujar Prof. Hasan Sazali.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber kunci dari internal OIKN, yakni Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat, Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan, serta Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital. Dari sudut pandang pakar komunikasi dan akademisi PTKIN, hadir pula tokoh nasional seperti Prof. Gun Gun Haryanto, dan Prof. Nur Syam.
Tidak hanya menyumbang gagasan akademik di ruang diskusi,
delegasi FUDA UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. A. Halil Thahir bersama seluruh
peserta FORDAKOM juga melakukan aksi nyata peduli lingkungan. Sebelum talkshow dimulai, para
tamu undangan melakukan penanaman pohon di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan
(KIPP) IKN.
Kehadiran aktif FUDA UIN Syekh Wasil Kediri dalam forum
dan aksi ekologis ini mempertegas posisi kampus dalam mendukung transformasi
digital, pengembangan sosial budaya, serta pemberdayaan masyarakat berbasis
kota pintar (smart city) di masa
depan.
Kontributor: Panitia FORDAKOM
2026
Editor: Fuat Hasan

