Unggul dalam Pengembangan Ilmu Keislaman dan Sosial Keagamaan Berbasis Kearifan Lokal dan Sains di Tingkat Internasional

Contact Info

Jl. Sunan Ampel, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64129
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

MAHASISWA IAT UIN SYEKH WASIL KEDIRI SABET DUA PENGHARGAAN DI HARI SANTRI UIN SALATIGA

FUDA Newsroom – Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) UIN Syekh Wasil Kediri (IAIN Kediri) menunjukkan taringnya di tingkat nasional. Dua delegasi IAT sukses memborong penghargaan dalam ajang peringatan Hari Santri yang digelar Ma’had Al-Jami’ah UIN Salatiga, Senin (28/10/2024).

Dua mahasiswa berprestasi tersebut adalah M. Ajib Qowiyul Masyhar yang meraih Juara Harapan 1 cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Nailal Muna yang turut memberikan performa terbaik bagi kampus di ajang yang sama.

Mengusung tema "Eksistensi Santri dalam Dinamika Globalisasi untuk Membangun Negeri", M. Ajib Qowiyul Masyhar memukau dewan juri melalui kedalaman analisis karyanya. Ia membedah peran strategis santri dalam merespons tantangan global tanpa menanggalkan identitas keislaman dan nilai kebangsaan.

Kaprodi IAT UIN Syekh Wasil Kediri, Masrul Anam,  mengapresiasi tinggi torehan prestasi mahasiswa yang dinilai mampu menjaga tradisi intelektual prodi.

"Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa IAT tidak hanya menguasai teks klasik, tetapi juga mampu berpikir kritis dan aplikatif dalam menjawab tantangan bangsa. Kami sangat bangga atas kontribusi pemikiran mereka," jelas Masrul Anam dalam keterangannya.

Capaian ini merefleksikan kualitas pembinaan akademik yang berkelanjutan di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA). Keberhasilan Ajib dan Nailal diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk berani berkompetisi di forum-forum ilmiah nasional lainnya.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan posisi mahasiswa IAT UIN Syekh Wasil Kediri sebagai agen perubahan yang responsif terhadap dinamika zaman. Dengan penguasaan disiplin ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, mereka membuktikan bahwa nilai-nilai keagamaan mampu menjadi solusi konkret bagi pembangunan negeri di era globalisasi.

 

Kontributor: Asyhad Abdillah R.       |           Editor: Fuat Hasan


Berita Lainnya