MAHASISWA IAT UIN SYEKH WASIL KEDIRI SABET DUA PENGHARGAAN DI HARI SANTRI UIN SALATIGA
FUDA Newsroom – Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)
UIN Syekh Wasil Kediri (IAIN Kediri) menunjukkan taringnya di tingkat nasional.
Dua delegasi IAT sukses memborong penghargaan dalam ajang peringatan Hari
Santri yang digelar Ma’had Al-Jami’ah UIN Salatiga, Senin (28/10/2024).
Dua mahasiswa berprestasi tersebut adalah M. Ajib
Qowiyul Masyhar yang meraih Juara Harapan 1 cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah
(LKTI) dan Nailal Muna yang turut memberikan performa terbaik bagi kampus di
ajang yang sama.
Mengusung tema "Eksistensi
Santri dalam Dinamika Globalisasi untuk Membangun Negeri", M. Ajib
Qowiyul Masyhar memukau dewan juri melalui kedalaman analisis karyanya. Ia
membedah peran strategis santri dalam merespons tantangan global tanpa
menanggalkan identitas keislaman dan nilai kebangsaan.
Kaprodi IAT UIN Syekh Wasil Kediri, Masrul Anam, mengapresiasi tinggi torehan prestasi
mahasiswa yang dinilai mampu menjaga tradisi intelektual prodi.
"Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa
mahasiswa IAT tidak hanya menguasai teks klasik, tetapi juga mampu berpikir
kritis dan aplikatif dalam menjawab tantangan bangsa. Kami sangat bangga atas
kontribusi pemikiran mereka," jelas Masrul Anam dalam keterangannya.
Capaian ini merefleksikan kualitas pembinaan akademik yang berkelanjutan di
lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA). Keberhasilan Ajib dan Nailal
diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk berani
berkompetisi di forum-forum ilmiah nasional lainnya.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan posisi mahasiswa
IAT UIN Syekh Wasil Kediri sebagai agen perubahan yang responsif terhadap
dinamika zaman. Dengan penguasaan disiplin ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, mereka
membuktikan bahwa nilai-nilai keagamaan mampu menjadi solusi konkret bagi
pembangunan negeri di era globalisasi.
Kontributor:
Asyhad Abdillah R. | Editor: Fuat Hasan

