SAMBUT ROADSHOW ASILHA, PRODI ILMU HADIS UIN KEDIRI SIAP SUKSESKAN ANNUAL MEETING 2026 DI JOMBANG
FUDA
Newsroom –
Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil Kediri menerima kunjungan
kerja strategis dari Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA) pada Kamis
(25/6/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung FUDA ini
merupakan bagian dari agenda roadshow nasional ASILHA sekaligus
koordinasi matang jelang pelaksanaan Annual Meeting (Pertemuan Tahunan)
2026.
Hadir
langsung menyambut rombongan, Dekan FUDA Prof. A. Halil Thahir, didampingi
Wakil Dekan I Prof. Robingatun, Wakil Dekan III Hasan Basri, Kabag Umum Husnu
Rofik, Ketua Prodi Ilmu Hadis (IH) Akhmad Hasan Saleh, Sekretaris Prodi IH
Misbakhul Khoir, serta jajaran dosen pengampu keilmuan hadis. Sementara dari
delegasi ASILHA, hadir Ketua Umum Prof. Saifuddin Zuhri, Sekretaris Jenderal
Dr. Zuhri Nadia, beserta jajaran pengurus pusat.
Dalam
pemaparannya, Ketua ASILHA Prof. Saifuddin Zuhri menyampaikan bahwa kunjungan
ini bertujuan menggandeng Prodi IH UIN Syekh Wasil Kediri sebagai co-host
dalam perhelatan akbar Annual Meeting ASILHA yang akan diselenggarakan
di Jombang pada akhir Agustus hingga September tahun ini. Langkah kolaboratif
ini dirancang guna membagi beban kerja institusional menjadi lebih efisien.
"Kehadiran
kami di sini untuk membangun sinergi. Kami berharap Prodi Ilmu Hadis UIN Syekh
Wasil Kediri dapat terlibat aktif menjadi co-host dalam pertemuan
tahunan di Jombang nanti. Melalui kolaborasi ini, program kerja nasional hingga
internasional dapat terlaksana secara produktif dan efisien," ujar Prof. Saifuddin.
Ia
menambahkan, keterlibatan prodi dalam forum nasional ini akan menjadi poin
strategis yang sangat mahal dalam pemenuhan borang akreditasi, khususnya pada
pilar implementasi kerja sama (action plan) berskala nasional dan
internasional.
Lebih
jauh, pertemuan ini mendiskusikan target capaian (milestone) akademik
mutakhir yang diusung asosiasi tahun ini, yakni integrasi kajian digital dan
pembacaan kitab hadis secara masif di Jombang (pusat pesantren mitra) guna
melahirkan standarisasi output sanad dan pemahaman hadis kontemporer.
Merespons
hal tersebut, Ketua Prodi Ilmu Hadis FUDA, Akhmad Hasan Saleh menyambut baik
tawaran strategis ini. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk melibatkan
dosen dan mahasiswa dalam agenda besar tersebut.
"Kami
siap bersinergi dan berkontribusi. Keterlibatan dalam Annual Meeting
ASILHA bukan sekadar formalitas kerja sama, tetapi merupakan komitmen akademik
prodi untuk menempatkan dosen dan mahasiswa kami di garda depan perkembangan
studi hadis di Indonesia," tegas Hasan Saleh.
Pertemuan
ditutup dengan kesepakatan awal mengenai skema fasilitas serta teknis
pelembagaan kerja sama berkelanjutan demi menghindari pola patronase individu,
sehingga program pengayaan akademik yang dilahirkan dapat berjalan secara
berkesinambungan.
Kontributor/editor: Fuat Hasan

