SASAR AKREDITASI UNGGUL, IAT IAIN MADURA ‘GALI ILMU’ KURIKULUM KE IAIN KEDIRI
FUDA
Newsroom –
Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Institut Agama Islam Negeri
(IAIN) Kediri kembali menjadi rujukan akademik nasional. Kali ini, rombongan
Prodi IAT Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) IAIN Madura melakukan kunjungan
studi banding untuk membedah rahasia pengelolaan kurikulum berpredikat Unggul,
Rabu (4/9/2024).
Delegasi IAIN
Madura disambut langsung oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) IAT FUDA IAIN
Kediri, Masrul Anam, di ruang pertemuan fakultas. Pertemuan ini
difokuskan pada pengadopsian praktik terbaik (best practices) terkait
tata kelola prodi dan implementasi kurikulum.
Dalam
sesi diskusi, tim IAT IAIN Kediri memaparkan secara detail struktur kurikulum
berbasis Outcome-Based Education (OBE). Model ini menjadi kunci utama
dalam menjamin mutu lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman, serta
penguatan riset di bidang studi Al-Qur'an.
Kaprodi
IAT IAIN Kediri, Masrul Anam, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menegaskan
bahwa sinergi antar-PTKIN sangat krusial di era transformasi digital.
"Kami
sangat mengapresiasi kunjungan ini. Pertukaran ide ini penting untuk mendorong
kemajuan bersama, khususnya dalam penguatan studi Al-Qur’an dan Tafsir di
tingkat nasional," ujar Masrul Anam.
Ketua
delegasi sekaligus Kaprodi IAT IAIN Madura, Delta Yaumin Nahri, mengungkapkan
kekagumannya terhadap transparansi dan sistem yang telah berjalan di IAIN
Kediri. Pihaknya berharap hasil studi banding ini dapat segera
diimplementasikan pada Prodi IAT IAIN Madura.
"Kami
datang untuk mempelajari langsung keberhasilan pengelolaan kurikulum
berakreditasi unggul di sini. Ini akan menjadi bahan penyempurnaan di institusi
kami," jelas Delta.
Kunjungan
ini diproyeksikan tidak hanya berhenti pada diskusi formal, namun berlanjut
pada kerja sama konkret seperti joint research, pertukaran dosen, hingga
kolaborasi publikasi ilmiah internasional untuk meningkatkan rekognisi kedua
lembaga.
Penulis: Uje Muttaqin
Editor: Fuat Hasan

