ANGKAT ETIKA DIGITAL DAN KETELADANAN NABI, MAHASISWA IAT FUDA SABET JUARA 2 FESTIVAL DAKWAH MAULID NABI 2026
FUDA Newsroom — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)
Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil Kediri kembali menorehkan
prestasi membanggakan di kancah regional Kediri Raya. Mahasiswa IAT FUDA,
Muhammad Nawawi, berhasil menyabet Juara 2 dalam ajang Festival Dakwah Maulid
Nabi 2026 yang berlangsung di Kampus 2 IAI Hasanuddin Pare, Minggu
(11/10/2026).
Lomba yang digagas oleh HIMA IAT IAI Hasanuddin Pare
ini melalui dua tahapan seleksi, yakni babak penyisihan secara daring dan babak
final secara luring.
Dalam penampilannya di babak puncak, Nawawi mengusung
gagasan bereputasi akademis bertajuk "Hiduplah dengan Meneladani Nabi, Bukan dengan
Standar TikTok". Gagasan tersebut menyoroti fenomena krisis integritas
di kalangan Generasi Z yang kerap terjebak dalam standar pencitraan dan
validasi media sosial.
Melalui gagasannya, Nawawi menegaskan bahwa sifat Al-Amīn (dapat dipercaya) yang
melekat pada Nabi Muhammad SAW harus dijadikan pijakan etis dalam menyikapi
perkembangan budaya digital.
"Penyelenggaraan lombanya sangat luar biasa.
HIMA IAT IAI Hasanuddin Pare mampu menyelenggarakan lomba dengan sangat
terstruktur dan formal," ujar Nawawi saat mengapresiasi jalannya
kompetisi.
Keberhasilan Muhammad Nawawi ini membuktikan bahwa
mahasiswa Prodi IAT FUDA UIN Syekh Wasil Kediri tidak hanya menguasai literatur
keal-qur'anan dan tafsir secara teoritis, tetapi juga piawai menyulapnya
menjadi landasan etis dalam menjawab tantangan sosial-digital masa kini.
Raihan positif ini menjadi dorongan nyata bagi sivitas
akademika Prodi IAT FUDA UIN Syekh Wasil Kediri untuk terus melahirkan dai-dai
muda yang berintegritas, responsif terhadap kemajuan zaman, dan kontributif
bagi masyarakat.
Penulis: Johan Faturrahman
Editor: Fuat Hasan



