Unggul dalam Pengembangan Ilmu Keislaman dan Sosial Keagamaan Berbasis Kearifan Lokal dan Sains di Tingkat Internasional

Contact Info

Jl. Sunan Ampel, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64129
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

MAHASISWI IAT IAIN KEDIRI SABET GELAR 'BEST PRESENTER' DI KONFERENSI INTERNASIONAL PALEMBANG

FUDA Newsroom – Mahasiswi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri kembali mengukir prestasi gemilang. Faizah Munjata dan Zahrotus Saniah sukses dinobatkan sebagai Best Presenter dalam ajang bergengsi The 3rd International Conference on Tradition and Religious Studies (IC-TiaRS), Minggu (28/7/2024).

Konferensi internasional yang digelar di UIN Raden Fatah Palembang ini mengangkat tema strategis: "Exploring Contemporary Muslim Religious Expression in the Digital Age".

Ajang IC-TiaRS tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tetapi juga dihadiri oleh para dosen dan peneliti dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Keberhasilan delegasi IAT Kediri ini menjadi bukti kuat kualitas riset dan kemampuan artikulasi akademik mahasiswa IAT di level global.

Dosen pembimbing delegasi, Masrul Anam, menyampaikan rasa bangga atas capaian dua "Srikandi" prodi tersebut. Menurutnya, prestasi ini adalah buah dari ketekunan dalam mengkaji isu keislaman kontemporer.

"Alhamdulillah, keberhasilan mereka menjadi Best Presenter dalam ajang bergengsi IC-TiaRS ini amat membanggakan bagi kami dan prodi. Harapan kami, prestasi ini menjadi prototipe yang bisa dicontoh dan dilanjutkan oleh mahasiswa lainnya di berbagai agenda internasional," ujar Masrul Anam.

Capaian ini semakin menasbihkan bahwa IAIN Kediri berada pada jalur yang benar dalam pengembangan akademik. Penguatan budaya riset sejak dini di tingkat prodi terbukti mampu membawa nama baik institusi di tengah persaingan antar-perguruan tinggi Islam.

Prestasi di Palembang ini sekaligus menegaskan citra Prodi IAT sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya mendalami tradisi, tetapi juga responsif dan piawai membedah ekspresi keagamaan di era digital.

 

Kontributor: Asyhad Abdillah R.       |           Editor: Fuat Hasan


Berita Lainnya