PERKUAT JEJARING NASIONAL, KAPRODI TASAWUF DAN PSIKOTERAPI (TP) FUDA IKUTI PELATIHAN PSIKOSUFISTIK DI UIN KUDUS

FUDA Newsroom— Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil Kediri terus memperkuat kepemimpinan akademiknya di kancah nasional. Ketua Program Studi (Kaprodi) Tasawuf dan Psikoterapi (TP), Achmad Shodiqil Hafil, hadir dan berperan aktif dalam Pelatihan Master of Trainer Psikosufistik for Dudika yang diselenggarakan oleh Konsorsium Tasawuf Psikoterapi Indonesia (Kotaterapi) di UIN Sunan Kudus, Jumat (25/9/2026).

Keterlibatan Achmad Shodiqil Hafil—yang juga menjabat sebagai Sekretaris 1 Kotaterapi nasional—menjadi bukti nyata peran aktif UIN Syekh Wasil Kediri dalam merumuskan arah kebijakan dan standar kurikulum Tasawuf-Psikoterapi se-Indonesia.

Kegiatan yang berfokus pada kesiapan DUDIKA (Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja) ini dihadiri oleh jajaran akademisi dan pengelola prodi TP dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri maupun swasta di Indonesia.

Kaprodi TP FUDA UIN Syekh Wasil Kediri, Achmad Shodiqil Hafil, menyampaikan bahwa konsolidasi nasional ini bertujuan menerjemahkan keilmuan psikosufistik menjadi metodologi praktis yang relevan dengan kebutuhan industri dan profesional.

“Peran ganda ini menjadi jembatan strategis untuk membawa dinamika akademik prodi daerah ke tingkat nasional. Kita memastikan kerangka keilmuan seperti pendekatan Lima Lapisan Jiwa mampu diadopsi secara terstruktur guna membentuk karakter lulusan yang berintegritas dan siap kerja,” ujar Achmad Shodiqil Hafil.

Salah satu penekanan materi dalam pelatihan ini disampaikan oleh Prof. Wijaya, mengenai paradigma psikosufistik yang menempatkan Kecerdasan Spiritual (SQ) sebagai fondasi utama kepemimpinan dan profesionalisme.

Melalui keikutsertaan ini, Prodi Tasawuf dan Psikoterapi FUDA UIN Syekh Wasil Kediri makin mengukuhkan posisinya sebagai program studi yang adaptif, terhubung dengan jejaring nasional yang sah secara hukum (SK Kemenkumham RI), serta berkomitmen melahirkan lulusan berdaya saing tinggi.

Kontributor: Achmad Shodiqil Hafil

Editor: Fuat Hasan


Berita Lainnya