PERKUAT STANDAR MUTU INTERNASIONAL, FUDA UIN SYEKH WASIL KEDIRI TUNTASKAN AUDIT SURVEILLANCE ISO 21001:2018
FUDA
Newsroom –
Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil Kediri sukses
menyelesaikan rangkaian kegiatan Audit Surveillance Sertifikasi ISO 21001:2018.
Asesmen penjaminan mutu tingkat internasional ini berlangsung selama dua hari,
Senin–Selasa (27–28/07/2026), dipusatkan di Aula Lantai 3 Gedung FUDA UIN Syekh
Wasil Kediri.
Rangkaian
diawali dengan pembukaan tingkat universitas bersama Lembaga Penjaminan Mutu
(LPM) UIN Syekh Wasil Kediri dan lembaga sertifikasi BSI (British Standards
Institution). Usai pembukaan, prosesi audit difokuskan di lingkungan FUDA,
diawali dengan asesmen tata kelola jajaran Dekanat, dilanjutkan dengan evaluasi
manajemen seluruh Program Studi (Prodi) di bawah naungan FUDA.
Kegiatan
khidmat ini dihadiri langsung oleh Dekan FUDA Prof. A. Halil Thahir, beserta
jajaran Wakil Dekan, Kabag Umum, para Ketua dan Sekretaris Prodi, serta Dosen
Tetap FUDA. Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Wahidul Anam, juga hadir
memantau langsung jalannya proses surveillance untuk memastikan
implementasi penjaminan mutu berjalan optimal.
Dalam
paparannya di hadapan auditor, Dekan FUDA Prof. A. Halil Thahir, menegaskan
bahwa audit surveillance ini menjadi instrumen penting untuk mengukur
konsistensi fakultas dalam mewujudkan visinya sebagai pusat keunggulan
integrasi keilmuan ushuluddin dan dakwah.
"Kami
berkomitmen menjadikan ISO 21001:2018 bukan sekadar pemenuhan dokumen,
melainkan budaya kerja sehari-hari. Evaluasi ini menjadi fondasi kuat agar di
tahun-tahun mendatang FUDA terus mengakselerasi pemenuhan visi dan misi
fakultas secara terukur serta berstandar internasional," tegas Prof. Halil
Thahir.
Proses
asesmen maraton yang dipimpin oleh Auditor ISO, Sulaksono Sutrisno, berjalan
ketat dari pagi hingga sore hari. Memasuki hari kedua, Selasa (28/07/2026)
sore, kegiatan ditutup dengan sesi exposed (pemaparan) hasil temuan
audit.
Dalam
penutupan tersebut, Auditor ISO Sulaksono Sutrisno mengapresiasi keterbukaan
dan komitmen seluruh sivitas akademika FUDA, sembari memberikan catatan
evaluasi untuk peningkatan mutu secara berkelanjutan.
"Secara
umum sistem tata kelola di FUDA sudah berjalan baik, bahkan sangat bagus dalam
beberapa hal. Namun, ada beberapa poin efisiensi sistem dan penguatan manajemen
risiko yang perlu terus ditingkatkan guna menjaga konsistensi mutu layanan
pendidikan secara berkelanjutan," ujar Sulaksono Sutrisno saat memaparkan
hasil evaluasi.
Menanggapi
hal tersebut, Dekan FUDA menyampaikan apresiasi mendalam atas masukan
konstruktif yang diberikan oleh tim auditor selama dua hari asesmen.
"Atas
nama pimpinan dan seluruh keluarga besar FUDA, kami menyampaikan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada Pak Sul, atas ketelitian dan evaluasinya. Catatan
asesmen selama dua hari ini menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi
peningkatan mutu layanan akademik kami ke depan," ungkap Dekan.
Rangkaian
Audit Surveillance ISO 21001:2018 ditutup dengan sesi foto bersama
seluruh pimpinan, auditor, dan pengelola prodi. Adapun pengumuman resmi hasil
akhir kelayakan status sertifikasi ISO FUDA UIN Syekh Wasil Kediri akan
disampaikan secara resmi pada Jumat, 31 Juli 2026.
Penulis/Editor:
Fuat Hasan

