USUNG MISI KEAGAMAAN DAN EKOTEOLOGI, MAHASISWA PRODI IAT FUDA JADI DELEGASI KKN NUSANTARA 2026

FUDA Newsroom — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil Kediri terus memperluas jangkauan pengabdian akademiknya di kancah nasional. Kunti Wildana Anjuma, mahasiswa Prodi IAT, resmi terpilih sebagai delegasi dalam program pengabdian bergengsi KKN Nusantara 2026 di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten.

Melalui agenda KKN Nusantara tersebut, mahasiswa yang akrab disapa Ama ini membawa misi integrasi antara keilmuan Al-Qur'an dengan pendekatan ekoteologi, yakni dengan mendalami kearifan lokal masyarakat Baduy dalam menjaga ekosistem alam dan ketahanan pangan.

Pemberangkatan delegasi dilakukan pada 14 Juli 2026 bersama empat mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri dari program studi lain, dengan pengawalan resmi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Pembukaan KKN Nusantara 2026 sendiri berlangsung khidmat di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada 15 Juli 2026.

Dalam kesempatannya, Ama menyampaikan tekadnya untuk mentransformasikan pemahaman tafsir ke dalam pengabdian kemasyarakatan.

"Melalui KKN Nusantara 2026, kami mengamalkan ilmu keagamaan berbasis Al-Qur'an sekaligus belajar dari nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Baduy dalam merawat lingkungan serta membangun ketahanan pangan secara berkelanjutan," terangnya.

KKN Nusantara 2026 dirancang sebagai ruang perjumpaan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia untuk berkolaborasi, bertukar gagasan, dan memperkuat kepedulian sosial.

Partisipasi aktif mahasiswa IAT FUDA UIN Syekh Wasil Kediri ini menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam mencetak lulusan yang berwawasan inklusif, peka terhadap isu-isu lingkungan global, serta Mampu membawa nama harum institusi di tingkat nasional.

Penulis: Ama

Editor: Fuat Hasan


Berita Lainnya