YUDISIUM GELOMBANG III FUDA UIN SYEKH WASIL KEDIRI: 186 MAHASISWA RESMI LULUS, 123 RAIH PREDIKAT CUMLAUDE
FUDA
Newsroom – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh
Wasil Kediri sukses menggelar Yudisium Gelombang III Tahun 2026 di Auditorium
Lantai 4 Gedung Perpustakaan UIN Syekh Wasil Kediri, Selasa (22/07/2026).
Sebanyak 186 mahasiswa dari tujuh program studi resmi dikukuhkan kelulusannya.
Momen akademik bergengsi ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Syekh
Wasil Kediri Prof. Wahidul Anam, beserta jajaran Wakil Rektor dan Kepala Biro AKU,
Dekan FUDA Prof. A. Halil Thahir, beserta dekanat, Kabag Umum FUDA, serta para
Ketua dan Sekretaris Program Studi di lingkungan FUDA.
Berdasarkan laporan Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan,
Kelembagaan, dan Kerja Sama, Prof. Robingatun, kualitas kelulusan gelombang ini
mengalami peningkatan signifikan. Dari total 186 lulusan, sebanyak 123
mahasiswa berhasil meraih predikat cumlaude dan 63
mahasiswa lainnya lulus dengan predikat sangat memuaskan.
“Jumlah ini meningkat dibanding gelombang sebelumnya. Ini merupakan
hasil kerja keras bersama antara pengelola program studi dan semangat mahasiswa
yang termotivasi untuk segera menyelesaikan studi,” ungkap Prof. Robingatun.
Gelar lulusan terbaik tingkat fakultas diraih oleh Fika Amalia Khusnia dari Program Studi Ilmu Al-Qur'an
dan Tafsir (IAT) dengan IPK impresif 3,92.
Dalam sambutannya, Dekan FUDA Prof. A. Halil Thahir, mengapresiasi para
yudisiawan yang mampu menyelesaikan studi tepat waktu melalui komitmen dan
konsistensi tinggi.
“Tidak ada kesuksesan tanpa usaha. Prestasi apa pun tidak akan diperoleh
hanya dengan berpangku tangan. Kita harus terus berusaha dan pantang menyerah,
sembari terus berdoa agar Allah memberikan kemudahan,” tegas Prof. Halil.
Senada dengan hal tersebut, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Prof. Wahidul
Anam, berpesan agar para alumni tidak hanya mengandalkan ijazah, melainkan juga
mengasah keahlian serta menjaga jejaring sosial yang telah terbangun selama
perkuliahan.
“Ilmu pengetahuan hanya berkontribusi sekitar 20 persen terhadap
keberhasilan seseorang. Selebihnya adalah jejaring. Karena itu, jangan sampai
jaringan yang telah dibangun selama ini terputus begitu saja,” ujar Rektor Prof.
Wahidul Anam.
Prosesi pengukuhan diakhiri dengan penyerahan penghargaan bagi wisudawan
terbaik, penulis skripsi terbaik, serta foto bersama seluruh pimpinan dan
yudisiawan FUDA UIN Syekh Wasil Kediri.
Rangkaian acara ditutup dengan Seminar Yudisium yang menghadirkan
narasumber Dosen Pascasarjana UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Dr. Ghozi, Lc.,
M.Fil.I. Dalam paparannya, Ghozi mendorong lulusan FUDA untuk adaptif
memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana dakwah, serta berani melakukan
kolaborasi keilmuan untuk menjawab isu krisis moral dan kesehatan mental di
masyarakat.
“Jangan khawatir soal pekerjaan. Tetaplah bekerja dan tetaplah
beribadah. Setiap ilmu yang dimiliki pasti akan menemukan jalannya sendiri
untuk bermanfaat, asal terus diusahakan secara konsisten dan kreatif,” pungkas Ghozi
dalam sesi interaktif tersebut.
Penulis/Editor: Fuat Hasan


