ANGKAT EKOTEOLOGI DAN HARMONI SOSIAL DI KEDIRI, DOSEN SAA UIN SYEKH WASIL KEDIRI TAMPIL DI KONFERENSI INTERNASIONAL ASAI BANDUNG

FUDA Newsroom – Dosen Program Studi Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil Kediri, M. Thoriqul Huda, mempresentasikan hasil risetnya mengenai ekoteologi di ajang International Conference Asosiasi Studi Agama Indonesia (ASAI) di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (20/08/2026).

Konferensi internasional yang berangkai dengan Simposium Nasional Studi Agama XIV (19–21/08/2026) ini dihuni oleh sekitar 130 presenter dari berbagai perguruan tinggi. Dalam forum ilmiah tersebut, Thoriqul Huda memaparkan riset bertajuk ekosentrisme religius dalam tradisi Islam dan Kristen di Kediri.

Riset tersebut menyoroti bagaimana nilai-nilai teologi Islam dan Kristen di Kediri berinteraksi dengan kearifan lokal dalam membangun kesadaran lingkungan serta memperkuat hubungan sosial lintas agama.

"Ekosentrisme religius menawarkan perspektif yang menempatkan alam bukan semata-mata sebagai objek eksplorasi, melainkan ciptaan Tuhan yang memiliki nilai intrinsik untuk dirawat. Di Kediri, titik temu teologis Islam dan Kristen terwujud nyata dalam aksi sosial seperti pelestarian sumber air, penanaman pohon, hingga kerja bakti lintas iman," papar Thoriqul Huda di hadapan peserta konferensi.

Presentasi tersebut mendapat respons positif dan memicu diskusi hangat dari peserta konferensi. Riset ini dinilai sangat relevan dengan pembaruan kajian religious studies global yang kini giat mengaitkan ajaran keagamaan dengan Isu Ekologis.

Melalui keikutsertaan ini, Prodi SAA FUDA UIN Syekh Wasil Kediri kembali membuktikan komitmennya dalam mengembangkan kajian agama yang tidak hanya berfokus pada doktrin tekstual, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi harmoni sosial dan kelestarian lingkungan.

Kontributor: Nadilla (SAA)

Editor: Fuat Hasan


Berita Lainnya