HADIRKAN PRAKTISI, PRODI JURNALISTIK ISLAM IAIN KEDIRI GELAR WORKSHOP JURNALISTIK DIGITAL
FUDA Newsroom – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA)
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri terus berupaya memperkuat relevansi
lulusannya di tengah disrupsi media. Melalui Program Studi Jurnalistik Islam
(JI) dan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), pihak fakultas menggelar
Workshop Jurnalistik Digital guna membekali mahasiswa dengan keterampilan
praktis di ranah siber.
Acara yang berlangsung pada Kamis (19/9) ini menghadirkan
dua praktisi lintas platform sebagai narasumber utama: Misbahul Munir, jurnalis
senior dari Kompas TV, serta Immanuel Yosua Tjiptosoewarno, Ketua Komisi
Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Timur.
Ketua Prodi Jurnalistik Islam IAIN Kediri, Lukman Hakim,
menegaskan bahwa workshop ini sengaja dirancang secara inklusif untuk mahasiswa
Jurnalistik Islam maupun KPI. Langkah ini diambil karena batasan antar-medium
komunikasi yang kini kian menipis di era digital.
"Kami ingin mahasiswa—baik dari prodi Jurnalistik
maupun KPI—tidak hanya khatam secara teori, tetapi juga memiliki ketangkasan
praktik yang relevan dengan tuntutan dunia kerja saat ini. Kesadaran akan
ekosistem digital ini harus dipupuk sejak dini agar mereka kompetitif,"
ujar Lukman.
Senada dengan hal tersebut, para narasumber memberikan
wawasan mengenai:
- Adaptasi
Media: Perubahan pola konsumsi berita dari konvensional ke platform
digital.
- Etika
dan Regulasi: Pentingnya pengawasan penyiaran dan konten digital sesuai
standar jurnalistik.
- Keterampilan
Teknis: Penulisan berita daring dan pemanfaatan media sosial sebagai alat
diseminasi informasi yang kredibel.
Hafida Hakimatul, mahasiswa Prodi Jurnalistik Islam yang
hadir bersama rekan-rekan dari Prodi KPI, mengaku mendapat perspektif baru
mengenai integrasi media. Menurutnya, keterampilan seperti teknik pengambilan
gambar untuk berita TV dan strategi konten media sosial sangat dibutuhkan oleh
mahasiswa komunikasi masa kini.
"Dalam workshop ini, kami dibekali keterampilan mulai
dari teknik penulisan berita online hingga pemanfaatan media sosial
untuk mendukung kerja jurnalistik dan penyiaran. Kami berharap kegiatan lintas
prodi seperti ini terus berlanjut untuk memperkuat kompetensi kolektif
kami," pungkas Hafida.
Sumber: Humas Fak. Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri
Kontributor/Editor: Lukman Hakim

