PERKUAT LITERASI KEBERAGAMAN, HMPS SAA UIN KEDIRI BEDAH SEJARAH DI GEREJA PUHSARANG
FUDA Newsroom – Program Studi Studi
Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Syekh Wasil Kediri
melakukan langkah nyata dalam memperkuat moderasi beragama. Sebanyak 13
mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) SAA
menggelar outdoor learning di
Gereja Puhsarang, Kediri, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar
kunjungan biasa. Para mahasiswa mendalami langsung arsitektur, sejarah, hingga
nilai-nilai spiritualitas Katolik di salah satu situs religi paling ikonik di
Jawa Timur tersebut.
Ketua HMPS SAA, Kubro, menjelaskan bahwa kunjungan
ini bertujuan untuk memindahkan teori ruang kelas ke dalam praktik lapangan
yang lebih inklusif. Menurutnya, pemahaman lintas agama harus dibangun di atas
pengalaman langsung.
"Kami ingin mahasiswa
tidak hanya memahami agama lain secara teoretis, tetapi juga secara praksis.
Pengalaman di Puhsarang ini sangat efektif untuk membangun literasi sejarah
serta internalisasi nilai toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan,"
ujar Kubro di lokasi.
Selain aspek akademik, kegiatan ini menjadi bagian
dari upaya Prodi SAA dalam mencetak agen moderasi beragama. Dengan perspektif
yang lebih terbuka dan dialogis, mahasiswa diharapkan mampu menjadi jembatan
dalam kehidupan sosial yang multikultural.
Pendekatan outdoor learning ini sekaligus
membuktikan komitmen UIN Syekh Wasil Kediri dalam mengembangkan wawasan
keilmuan yang komprehensif, khususnya dalam melihat keragaman agama di
Indonesia sebagai kekayaan bangsa.
Penulis: Kubro
Editor: Fuat Hasan



