PERKUAT TRADISI AKADEMIK DI RUANG DIGITAL, FUDA UIN KEDIRI GELAR "CANONIA DISCUSSION SERIES"
FUDA Newsroom – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUDA) UIN Syekh Wasil
Kediri terus memperkuat ekosistem intelektual melalui penyelenggaraan Canonia
Discussion Series. Forum diskusi ilmiah yang diinisiasi oleh jurnal Canonia Religia ini menjadi
ruang dialog strategis yang mempertemukan pemikiran Islam klasik dengan
dinamika sosial kontemporer secara daring.
Kegiatan yang dikelola di bawah Lembaga Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ini menghadirkan para pakar lintas disiplin
untuk membedah isu-isu strategis mulai dari kecerdasan artifisial (AI) hingga
eko-teologi.
Editor in Chief Canonia Religia,
Kholila Mukaromah, menegaskan bahwa forum ini merupakan langkah konkret jurnal
dalam merespons tantangan zaman. Menurutnya, jurnal ilmiah tidak boleh hanya
menjadi tumpukan dokumen publikasi.
"Canonia Discussion Series adalah ikhtiar kami
untuk membuka ruang dialog akademik yang kritis dan inklusif. Kami berharap
jurnal ini tidak hanya menjadi ruang publikasi ilmiah, tetapi juga menjadi
ruang perjumpaan gagasan yang responsif terhadap isu keagamaan dan sosial
kontemporer," ujar Kholila dalam sambutannya.
Apresiasi senada disampaikan oleh Dekan FUDA UIN Syekh
Wasil Kediri, Prof. A. Halil Thahir. Ia menekankan bahwa kegiatan ini
memperkuat karakter khas fakultas yang kaya akan keberagaman disiplin ilmu.
"Forum ini memiliki nilai strategis dalam
memperkuat ekosistem akademik kita, sekaligus melengkapi tradisi diskusi
keilmuan yang selama ini telah berkembang di lingkungan fakultas," ungkap Prof.
Halil.
Rangkaian diskusi ini terbagi dalam empat seri utama yang dilaksanakan
setiap hari Jumat sepanjang Januari hingga Februari 2026:
<!--[if !supportLists]-->·
<!--[endif]-->Seri I (23 Januari): Menghadirkan Prof. Abdul
Mufid dan Cholid Ma’arif, membahas transformasi tafsir agama di era digital dan
integrasi kecerdasan artifisial (AI).
<!--[if !supportLists]-->·
<!--[endif]-->Seri II (30 Januari): Fokus pada eko-teologi dan
krisis lingkungan global bersama Prof. Khamim dan Ibnu Hajar Ansori.
<!--[if !supportLists]-->·
<!--[endif]-->Seri III (9 Februari): Membedah perspektif Mubadalah (kesalingan)
dalam pembacaan teks Islam bersama Prof. Faqihuddin Abdul Kodir.
<!--[if !supportLists]-->·
<!--[endif]-->Seri IV (13 Februari): Diskusi penutup bertajuk
"Stoikisme dan Filsafat Islam" bersama Prof. Muwaffiq dan Saiful
Mujab.
Melalui inisiatif ini, Canonia Religia memposisikan diri tidak hanya sebagai
media publikasi, tetapi juga sebagai katalisator dialog intelektual yang
relevan bagi akademisi dan masyarakat luas.
Kontributor: Kholila Mukaromah | Editor: Fuat Hasan


