PENUH HARU, FUDA UIN SYEKH WASIL KEDIRI LEPAS DUA DOSEN TERBAIK USAI PULUHAN TAHUN BERDEDIKASI
FUDA
Newsroom –
Suasana hangat dan haru mewarnai Rapat Dosen Fakultas Ushuluddin dan Dakwah
(FUDA) UIN Syekh Wasil Kediri. Di sela-sela agenda akademik, fakultas secara
khusus menggelar acara pisah kenang untuk melepas dua dosen terbaiknya: Dr. Hj.
Rini Risnawita Suminta, M.Si. dan Dr. H. Taufikurrahman, M.Ag.
Rini
Risnawita Suminta, beralih tugas ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta per Agustus
2026 setelah mendedikasikan dirinya selama 21 tahun di UIN Syekh Wasil Kediri.
Sementara itu, Taufikurrahman, memasuki masa purna tugas (pension)
terhitung per Juli 2026.
Dekan
FUDA, Prof. A. Halil Thahir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas loyalitas
dan kontribusi besar yang telah diukir oleh kedua akademisi tersebut dalam
membesarkan fakultas.
"Ibu
Rini dan Bapak Taufikurrahman telah memberikan dedikasi dan pengabdian
terbaiknya bagi FUDA. Kami mendoakan beliau berdua senantiasa sehat, panjang umur,
dan terus memberikan kontribusi keilmuan terbaik di tempat yang baru. Kami juga
mendorong agar Ibu Rini dapat segera meraih gelar Guru Besar," ungkap Prof.
Halil.
Dalam
purnatugas dan pamitannya, Rini Risnawita Suminta mengungkapkan rasa syukur
mendalam atas kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang terbangun selama lebih
dari dua dekade di lingkungan Ushuluddin.
"21
tahun bukan waktu yang sebentar. Di Ushuluddin ini saya belajar arti tanggung
jawab, ketulusan, dan perjuangan. Saya menemukan banyak saudara tanpa hubungan
darah. Walau saya berlanjut tugas di tempat lain, silaturahmi dan kebersamaan
ini akan selalu saya kenang," tutur Rini dengan haru.
Rangkaian
acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan, penganugerahan penghargaan dosen
dengan Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) tertinggi, serta doa bersama untuk
keberkahan pengabdian kedua dosen tersebut.
Kontributor/Editor:
Fuat Hasan


